RAGAM INFORMASI

TENTANG DUNIA PERSAPIAN

Sapi Krui, Mahar Perkawinan Favorit Masyarakat Lampung

Sapi Krui (jawi peghia) adalah sebutan bagi jenis sapi lokal yang berkembang di kawasan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Asal-Usul Sapi Krui merupakan persilangan antara Bos indicus dan Bos sondaicus yang dikawinkan secara alami dan dipelihara secara turun temurun oleh masyarakat di daerah ini.

Sapi Krui sudah ada di wilayah Pesisir Barat sejak jaman penjajahan Belanda. Sapi-sapi tersebut berasal dari Aceh dan Sumatera Barat yang dibawa dari Teluk Bayur (pelabuhan laut di Sumatera Barat) menuju Padang Bay (Bengkulu) lalu mampir di Teluk Stabas (pelabuhan laut di Krui, Pesisir Barat) dan menuju Tanjung Priok (pelabuhan laut di Jakarta).

Sapi-sapi tersebut sebagian diturunkan di Teluk Stabas dan selanjutnya dipelihara oleh warga di Pesisir Barat. Sapi-sapi tersebut berkembang biak dan tetap lestari sampai kini. Sebaran asli geografis Sapi Krui adalah Sepanjang wilayah Kabupaten Pesisir Barat, meliputi Kecamatan Lemong, Pulau Pisang, Karya Penggawa, Krui Selatan, Pesisir Utara, Way Krui, Pesisir Tengah, Pesisir Selatan,
Ngaras, Ngambur dan Bangkunat.

 

Ciri-ciri sapi Krui

  1. Pola warna kepala dan bulu tubuh pada sapi Krui jantan dan betina bervariasi dari warna tunggal hingga empat warna. Namun sebagian besar sapi Krui jantan memiliki kepala berwarna coklat belang krem. Dengan warna ekor yang mengikuti warna dasarnya.
  2. Sebagian besar sapi krui tidak berpunuk.
  3. Mayoritas sapi krui bergelambir.
  4. Bentuk mukanya ramping dengan tanduk yang melengkung keluar.
  5. Postur tubuhnya kecil

Sapi krui menjadi primadona di Pesisir Barat karena memiliki nilai strategis yang meliputi nilai budaya, nilai ekonomis, dan nilai kemanfaatan yang baik bagi masyarakat Pesisir Barat, antara lain: tidak mudah terserang penyakit, dengan pemeliharaan seadanya tetap berkembang biak. Dan satu kelebihan lain dari sapi krui adalah kualitas daging yang sangat  baik. Oleh sebab itu, masyarakat di daerah tersebut memanfaatkan sapi Krui sebagai penghasil daging dan menjadi pilihan utama penduduk dalam menyajikan hidangan pesta. Bahkan sebagai mahar dalam perkawinan.

Dan para peternak sapi Krui sangat menjaga kemurniannya. Tidak banyak yang tertarik untuk melakukan perkawinan silang antara sapi Krui dengan sapi bangsa lain yang performa pertumbuhannya lebih tinggi. Kondisi tersebut merupakan faktor pendukung pelestarian sapi Krui.

Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 48/Permentan/OT.140/9/2011 tentang Pewilayahan Sumber Bibit Ternak menetapkan bahwa wilayah sumber bibit ditentukan berdasarkan pada adanya plasma nutfah sapi lokal yang secara genetik potensial untuk dikembangkan dan dibudidayakan. Sapi Krui secara genetik, sangat  potensial untuk dikembangkan. Hal tersebut yang mendasari diajukannya proposal penetapan sapi Krui sebagai rumpun sapi galur asli yang terdapat di Provinsi Lampung.

 

Populasi Sapi Krui

Berdasarkan data Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) jurusan ilmu peternakan melalui Akhmad Dakhlan, Ph. D., Dr. Ir. Sulastri, M.P., dan Dian Kurniawati, M.Sc, sampai dengan tahun 2020, di Pesisir Barat terdapat 7951 ekor (85%) dari 9384 ekor sapi krui secara keseluruhan. Populasi tertinggi ada di Pesisir Selatan (2267 ekor) dan terendah di Pulai Pisang (157). Sapi Krui tersebar di 11 kecamatan di wilayah Pesisir Barat.

 

Permasalahan Sapi Krui

Produktivitas dan populasi sapi Krui tidak menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahu. Penyebabnya:

  1. Dipelihara secara ekstensif, sehingga tidak mendapat pakan tambahan yang mampu mencukupi kebutuhan tubuhnya,
  2. Perkembangan genetiknya tidak terkontrol karena tidak ada tindakan penerapan pemuliabiakan yang benar, perkawinan yang tidak terkontrol sehingga diduga banyak terjadi perkawinan antarindividu yang masih memiliki hubungan kekerabatan,
  3. Pemotongan sapi yg tidak terkendali.

 

Solusi:

  1. Pemahaman peternak tentang pentingnya penerapan Good Farming Practices dan Good Breeding Practices harus ditingkatkan.
  2. Mencegah terjadinya inbreeding.
  3. Mengupayakan semen beku sapi Krui untuk mempercepat peningkatan populasi dan menghindari inbreeding.
  4. Perlu digalakkan budidaya hijauan pakan ternak karena selama ini sapi Krui hanya makan rumput-rumput yang kualitasnya tidak terjamin.
  5. Mencatatkan sapi Krui sebagai plasma nutfah atau sumberdaya genetik lokal Kabupaten Pesisir Barat melalui pengajuan proposal penetapan rumpun sapi Krui ke Kementrian Pertanian.

Pengajuan proposal penetapan rumpun sapi Krui, telah disetujui oleh kementerian pertanian RI sejak 18 Nopember 2021. Keputusan menteri pertanian tentang penetapan rumpun Sapi Krui telah menetapkan bahwa Sapi Krui adalah kekayaan sumber daya genetik ternak lokal Indonesia yang harus dilindungi dan dilestarikan.

 

Sumber data: Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 2022.

Mengenal Jenis Sapi Penghasil Daging Wagyu

Wagyu dalam bahasa Jepang memiliki arti Sapi Jepang. Artinya, sapi jenis ini hanya dapat ditemukan di Negeri Sakura saja. Uniknya, tidak semua sapi potong khas Jepang merujuk pada jenis sapi penghasil daging wagyu. Baca selengkapnya...

Apa Istimewanya Susu Milku?

'White Gold from the Heart of Europe' adalah salah satu kampanye dari negara Belgia, untuk menyampaikan kepada publik, bahwa produk-produk olahan susu sapi dari Belgia memiliki kualitas prima dan nutrisi yang tinggi, serta diolah dengan mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan. Baca selengkapnya...

Coba Cari Penyedia Jasa Pedicure Manicure Terdekat, Agar Ternak Sapi Anda Produksi Susunya Berlimpah!

Banyak orang yang mencari penyedia jasa pedicure manicure terdekat, namun siapa yang menyangka jika ternyata sapi juga membutuhkan perawatan serupa. Perawatan tersebut adalah salah satu cara agar hewan ternak berkaki empat tersebut dapat memproduksi susu dengan melimpah. Seperti diketahui susu merupakan salah satu kandungan gizi penting bagi tubuh. Minuman satu ini sarat akan zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh, mulai dari kalsium hingga protein. Baca selengkapnya...

Mana Yang Lebih Baik, Konstruksi Bangunan Kandang Sapi Perah Jenis Tunggal Atau Ganda?

Perbedaannya bukan hanya terletak pada konstruksi bangunan kandang, melainkan juga pada fungsinya. Kandang sapi perah sangat memengaruhi pertumbuhan dan kesehatannya. Hampir seluruh waktu dihabiskan sapi perah di dalam kandangnya. Untuk itu, kenyamanan dan kesesuaian kandang dengan kondisi ternak, baik dari aspek jumlah maupun perbedaan jenis, sangat penting untuk dipertimbangkan. Baca selengkapnya...

Bagian Daging Sapi Yang Enak Untuk Steak

Berbagai olahan daging sapi tentunya sudah tak asing lagi bagi di telinga banyak orang, terutama bagi mereka yang gemar berwisata kuliner dan tak memiliki pantangan terhadap jenis daging yang satu ini. Sebelum mengarah ke bagian daging sapi yang enak untuk steak, mari mengenal ragam olahan lainnya. Banyaknya ragam kuliner seperti bakso, aneka soto, sate, hingga olahan lauk dari sapi untuk makan sehari-hari begitu menunjukan akan tingginya konsumsi daging merah yang satu ini di kalangan… Baca selengkapnya...