Loading...
iden

Tahukah Anda? Rahasia Kelezatan Sop Buntut Hotel Borobudur Terletak Pada Cara Mengolah Bahan Bakunya

Siapa disini yang merupakan penggemar Sop Buntut Hotel Borobudur? Jika anda salah satunya, maka anda harus mengetahui cara mengolah daging sapi bagian buntut yang akan di informasikan di bawah ini, agar bisa menyamai citarasanya.

Buntut sapi memang merupakan bagian yang disukai oleh banyak orang. Bagian ini memiliki daging dengan karakteristik yang lembut dan salah satu jenis olahannya telah menjadi menu legendaris di Jakarta yaitu: "Sop Buntut Hotel Borobudur". Namun, siapa sangka ternyata apabila tak diolah dengan tepat buntut sapi bisa menjadi keras dan bahkan berbau amis. Simak tips dan triknya dibawah ini:

 

1. Memilih Buntut yang Tepat

Tips yang pertama adalah dengan memilih buntut yang tepat. Buntut sapi impor bisa menjadi pilihan bagi anda yang benar benar mementingkan kualitas. Harganya memang lebih mahal namun biasanya memiliki daging yang lebih tebal, lembut, dan mudah empuk. Buntut lokal memang kebanyakan lebih susah empuknya sehingga dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk merebusnya.

 

2. Mencuci dengan Air Panas

Setelah memilih buntut yang tepat, maka tahap selanjutnya untuk membuat masakan berkualitas tinggi seperti Sop Buntut Hotel Borobudur adalah dengan mencuci dengan air panas. Buntut sapi memang memiliki aroma yang amis sehingga anda harus mencucinya sebanyak 2-3 kali dan itupun harus menggunakan air panas. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan bau amis yang menempel dan juga lemaknya. Karena menggunakan air panas, maka sebaiknya anda berhati hati dengan tangan anda agar tidak melepuh.

 

3. Masuk Tahap Perebusan

Tips dan trik mengolah daging sapi bagian buntut selanjutnya adalah dengan merebus terlebih dahulu daging buntut sapi selama sekitar 8 jam. Proses ini memang memakan waktu yang lama agar buntut sapi benar benar empuk dan juga hilang bau amis yang menempel di bagian daging tersebut. Untuk proses perebusan air ini pun sebaiknya anda menggunakan api yang kecil karena apabila anda menggunakan api yang besar maka daging akan menciut. Hal ini karena 75% bagian daging adalah air sehingga menggunakan api kecil tak akan membuat daging mengecil. Memang tahap perebusan ini cukup memakan waktu yang lama sehingga anda harus bersabar. Agar lebih cepat mungkin anda juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan panci presto.

 

4. Memasukkan Bumbu dan Rempah saat Perebusan

Agar daging buntut sapi tak hambar dan tetap memiliki rasa. Anda bisa memasukkan beberapa bahan atau bumbu pada saat proses perebusan. Mungkin tips dan trik mengolah daging sapi bagian buntut inilah yang sering dilupakan orang. Ada beberapa bumbu sederhana yang bisa anda gunakan seperti bawang merah dan bawang putih yang sebelumnya ditumis dahulu dengan sedikit minyak. Kemudian, tambahkan pula rempah rempah lain seperti serai, lengkuas, dan biji pala. Rempah rempah ini berguna untuk menghilangkan bau amis pada buntut sapi dan agar rasa daging buntut sapi tak hambar, anda bisa menambahkan garam pada saat daging buntut sapi direbus. Setelah 8 jam, angkat buntut sapi yang direbus dan tiriskan. Kemudian, daging sapi pun siap untuk dimasak.

Ternyata tak sulit juga ya mengolah buntut sapi yang tak amis dan lembut untuk dimakan. Yang dibutuhkan adalah ketelatenan dan kesabaran dalam menjalankan tips dan trik mengolah daging sapi bagian buntut diatas. Selamat mencoba di rumah ya, semoga bisa menyamai citarasa Sop Buntut Hotel Borobudur.

INDONESIA AUTOMOTIVE COMMUNITY

IAC Indonesia Automotive Community Aplikasi Android Terbaik untuk Pecinta Otomotif Dan Komunitasnya

Aplikasi Android khusus untuk Pecinta Otomotif Dan Komunitasnya, yang berisi  info terbaru tentang jadwal event, touring, pameran, kopdar, forum diskusi dan penawaran merchandise dari berbagai komunitas baik mobil ataupun motor. Baca selengkapnya...

  • Try Bone Carving to Complete Your Traveling in Bali

    Try Bone Carving to Complete Your Traveling in Bali

    Its natural beauty and unique culture make Bali become one of the most famous and popular tourist destinations in the world. This island of gods is always crowded with visitors and tourists all over the year. Besides its culture and nature, the arts also become one of the tourist attractions in Bali. From dances, paintings, sculptures, and carvings. For you who love carvings, you should try bone carvings when you are traveling to Bali, especially to Tampak Siring.

gerobak sapi

TAHUKAH ANDA JIKA IDE FOOD TRUCK BERAWAL DARI BISNIS SAPI?

Yaitu saat harus mengirim sapi yang jaraknya sangat jauh, hingga perlu waktu berhari-hari melewati lokasi yang tidak ada penjual makanan dan minuman. Baca selengkapnya....