Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Sop Balungan Gajah, Olahan Daging Dan Tulang Sapi Yang Bikin Begah

Sudah pernah dengan kuliner sop balungan gajah? Sedang viral di media sosial lho. Tak perlu takut menikmatinya, karena 'gajah' hanyalah istilah untuk menunjukkan isi sop berupa daging dan tulang sapi yang luar biasa besar. Uniknya harganya ternyata tak se'besar' porsinya. Menu tersebut tersedia di Warung Sop dan Sate Sapi Pak Bayu, yang berlokasi di kota gudeg, Yogyakarta.

Menurut pemilik kedai ini yaitu Bayu Iswantoro, Sop Balungan Gajah cuma satu dari sekian menu fenomenal lainnya, yaitu Sate Sultan (sate sapi), Sate Sugih (sate sapi campur koyor), Sate Jawa (sate daging sapi campur babat), Sate Babat, Sate Koyor, Sate Ati, dan Sate Iso.  Ada pula menu sop lainnya seperti Sop Sengkel, Sop Iga, dan Sop Buntut. Juga Iga Sapi yang ketika dibakar aromanya merebak ke se antero warung.

Selain karena suasana alam disekitarnya, Warung sop dan sate sapi Pak Bayu populer karena dengan uang sedikit bisa mendapatkan porsi makanan yang luar biasa besarnya. Mengapa harganya relatip murah?

Menurut Bayu, disaat ini ekonomi sedang sulit seperti sekarang ini, tak banyak orang yang bisa makan kuliner olahan sapi yang umumnya dijual dengan harga mahal. Padahal daging sapi tergolong makan enak yang konon kabarnya dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Oleh sebab itu pada tanggal 24 Juni 2020, ia mencoba membuka warung makan yang menggunakan bahan baku dari sapi namun dengan harga yang sangat terjangkau.

Bayangkan saja, walaupun harga daging sapi cukup mahal, menunya berkisar antara Rp13.000 sampai dengan Rp27.000 saja. Bukan hanya menu makanan, untuk minuman pun harganya murah dan beragam, ada Es Degan Utuh, Wedang Tomat, Jahe Ketumbar, Es Timun Serut, dan lainnya sekitar Rp12.000 - Rp14.000 per gelas. 

Jika penasaran ingin mencoba, warung sop dan sate sapi Pak Bayu ini buka dari jam 09.00-20.00 WIB. Alamatnya di Jalan Yudistiro No.2, Palgading, Sinduharjo, Ngaglik. Patokannya, jika ada di Jalan Kaliurang, terus ke utara hingga sampai Pasar Gentan, kemudian belok ke kanan (timur) kurang lebih 300 meter. Lokasi warung ada di sebelah kiri jalan.

Sebaiknya hindari datang pada jam makan siang maupun makan malam, karena antrean cukup panjang. Pada saat seperti itu, minimal butuh waktu satu jam hingga hidangan baru bisa diantar ke meja.

Sumber: gudeg.net