Se'i, Kuliner Daging Sapi Yang Kini Banyak Dicari

Daging Se'i adalah nama kuliner yang saat ini sedang 'booming'. Istilah Se'i berasal dari bahasa Rote yang berarti daging yang diiris tipis memanjang. Pada jaman dahulu se'i dibuat dari daging rusa, karena rusa semakin langka dan dilindungi maka diganti dengan daging sapi atau daging babi. Namun bagi anda yang muslim, tak perlu khawatir karena rata-rata penjual daging se'i yang ada sekarang,  memakai daging yang halal seperti sapi atau ayam. 

Walaupun terkenal karena cita rasanya yang lezat, proses pengolahan kuliner khas Nusa Tenggara Timur (NTT) ini tidaklah rumit. Pertama-tama, iris tipis-tipis memanjang bahan utamanya yaitu daging sapi. Dengan ukuran lebar sekitar 2-3cm, lalu ditaburi garam dan rempah-rempah. Langkah selanjutnya adalah proses pengasapan menggunakan kayu khusus, yang biasa disebut  kesambi atau kosambi.

Kesambi (schleichera oleosaadalah nama pohon berukuran besar yang  hidup di daerah kering, yang berasal dari India. Mengapa memakai kayu kesambi? Karena daging sapi yang telah diberi bumbu tadi harus diasapi hingga 9 jam. Dan kayu yang memenuhi syarat salah satunya adalah kesambi. 

Kayu kesambi memang padat, berat, sangat keras, berwarna merah muda hingga kelabu. Kayu ini umumnya memang digunakan sebagai kayu bakar dan bahan pembuatan arang. Demikian juga daunnya, oleh karena itu digunakan untuk menutupi daging sapi yang sedang diasapi, agar aroma uniknya meresap kedalam daging.

Setelah matang, daging se'i akan dinikmati bersama sambal lu'at khas NTT, yang terbuat dari cabai, jeruk nipis dan daun siba. Pelengkap lainnya adalah tumis bunga pepaya yang diolah secara khusus untuk menghilangkan rasa pahitnya. Jika sulit mendapatkannya, bunga pepaya bisa diganti  dengan tumisan daun singkong yang tidak kalah sedapnya. 

Salah satu kedai daging sapi se'i yang layak dikunjungi adalah Se’i Sapi Kana Bekasi. Kedai ini adalah cabang dari Se'i Sapi Kana yang hadir pertama kali di Yogyakarta pada Agustus 2019 lalu. Digagas oleh Sandra Lesmana yang akrab dipanggil, Se'i Sapi Kana Yogyakarta langsung membuka peluang kemitraan, dengan nilai investasi sebesar Rp300 juta.

Ada 2 konsep kerjasama yang ditawarkan yaitu autopilot maupun reguler. Nilai investasinya sama, perbedaanya hanya sistem operasionalnya saja. Jika autopilot, semua manajemen dihandle oleh Se'i Sapi Kana Yogyakarta,  dengan sistem bagi hasil. Sementara untuk reguler sepenuhnya dikelola oleh mitra dengan royalty yang harus dibayarkan setiap bulan.

Dengan metode kerjasama seperti tersebut diatas, hingga kini sudah ada sekitar 60-an outlet Se’i Sapi Kana yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Se'i Sapi Kana Bekasi Selatan. Kedai ini mulai beroperasi pada Oktober 2020. Walaupun relatif baru Se’i Sapi Kana Bekasi Selatan telah memiliki banyak pelanggan.

Pujian dan penilaian positif yang didapat terutama karena rasanya yang  enak (86/100), serta harga yang pas (80/100). Se’i Sapi Kana Bekasi Selatan berlokasi di Grand Galaxy City, Ruko Grand Galaxy City, Blok RGB No. 7, Jl. Boulevar Raya Timur, Bekasi Selatan, Bekasi. Buka pada hari Senin sampai Kamis, mulai dari jam  11:00  sampai dengan 21:00. Sedangkan pada hari  Jumat sampai Minggu, buka dari 11:00, dan tutup pada pukul 22:00.

Ditunggu kedatangannya ya.....

Berapa Jumlah Pakan Yang Harus Diberikan Untuk Sapi Dengan Berat 200 Kg?

Seorang peternak sapi wajib mengetahui jenis pakan sapi potong ternak yang paling tepat, tidak hanya dari segi harga, tapi juga bisa menghitung nutrisi dengan mempertimbangkan kebutuhan dari ternak yang dipeliharanya. Empat kunci penting dalam menyusun ransum ternak, yaitu bahan bakunya mudah diperoleh, bahan pakan bervariasi, disukai oleh ternak, dan harganya juga terjangkau. Baca selengkapnya...

Harga Sapi Perah Dan Cerita Tentang Keju Mozarella Khas Malang

Untuk membuka usaha peternakan sapi perah, sebaiknya menggunakan Sapi Friesian Holstein. Sapi asli Belanda ini memang dikenal sebagai ternak sapi yang paling produktif karena mampu menghasilkan susu yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan sapi perah jenis lainnya. Itu sebabnya banyak orang mencari informasi mengenai harga sapi perah Friesian Holstein terkini. Baca selengkapnya...

Perbandingan Harga Sapi Limosin dan Simental, Mana Yang Lebih Mahal?

Di Indonesia ada 2 jenis sapi yang sangat populer karena performa dan bobotnya yaitu sapi Simental dan sapi Limosin. Tampilan kedua jenis sapi ini memang terlihat lebih gempal dan bongsor jika dibandingkan dengan sapi lokal, sehingga ‘menggoda’ mata para pedagang daging dan pemburu hewan kurban. Baca selengkapnya...

Cara Menjinakkan Sapi

Kegiatan menunggang sapi atau gerobak sapi di Desa Bengking menjadi salah satu cara memanfaatkan potensi pertanian dan pariwisata daerah. Pendapatannya memang cukup menggiurkan. Tarif menunggangi sapi senilai Rp50.000 per orang. Sedangkan tarif gerobak sapi ukuran besar senilai Rp250.0000. Gerobak besar bisa ditumpangi 10-12 orang dewasa atau 15-20 anak-anak. Menurut keterangan salah satu peternak sapi di Desa Bengking, yaitu Yanto alias Mas Petruk, untuk dapat menggunakan sapi sebagai hewan… Baca selengkapnya...

Sapi Dapat Hidup Hingga Usia Berapa Tahun?

Sapi perah adalah jenis sapi yang dikembangbiakkan secara khusus karena kemampuannya dalam menghasilkan susu dalam jumlah besar. Pada umumnya, sapi perah termasuk dalam spesies Bos taurus. Pada awalnya, manusia tidak membedakan sapi penghasil susu dengan sapi potong. Apapun jenisnya, seekor sapi dapat digunakan untuk menghasilkan susu (sapi betina) maupun daging (umumnya sapi jantan). Baca selengkapnya...
  • Bali Cattle National Asset that Needs to be Preserved

    The government needs to increase the population and productivity of Bali cattle, a national asset other countries do not have, an expert has said. The Bogor Agricultural Institute’s (IPB) animal husbandry professor Ronny Rachman Noor said on Thursday that Bali cattle had often been undervalued by the government because they were local livestock.