Loading...
iden

Simmental Sapi Favorit Peternak Generasi Millenial

Apa itu generasi Millenial atau generasi Y juga akrab disebut generation me atau echo boomers? Memang tidak ada kriteria khusus untuk menentukan kelompok generasi yang satu ini. Namun beberapa pakar menggolongkannya berdasarkan tahun lahir awal dan akhir, dengan rentang tahun antara 1980 -1999 Masehi. Sedangkan manusia kelahiran tahun 2000 M sampai sekarang disebut dengan generasi Z atau Z Generation. 

Jumlah generasi milenial pada tahun 2016 diperkirakan mencapai  85 juta jiwa atau mencapai 34,45% dari total seluruh penduduk Indonesia. Mereka inilah yang akan mendominasi perekonomian di Indonesia sampai dengan jangka waktu 30 tahun mendatang.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, generasi Millenial memiliki perbedaan pada pola pikir, mobilitas yang tinggi, kecenderungan kurang penyabar, dan jiwa petualang. Hal ini pun turut dipengaruhi oleh penggunaan teknologi semenjak usia dini dan juga efek globalisasi.

Di tahun 2020, generasi millenial yang dimaksud adalah orang-orang dengan kisaran sekarang berumur 20 sampai 40 tahun,  generasi yang saat ini sedang mengalami masa keemasan. Di kalangan mereka, pendidikan menjadi suatu hal yang penting dalam perjalanan hidupnya, memiliki kecenderungan untuk dapat secara cepat dan tepat mengakomodasi kebutuhannya, serta memiliki kemandirian dan kebebasan dalam menentukan pilihan.

Itu sebabnya pula, peternak sapi generasi Millenial punya pilihan jenis sapi yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Simmental adalah sapi favorit mereka, bukan lagi sapi lokal.

Sapi tersebut berasal dari daerah Simme di negara Switzerland (Swiss), konon kabanya sapi ini merupakan produk persilangan antara sapi besar asal Jerman dengan sapi kecil asal swiss. Ada pun nama Simmental hanya berlaku untuk anakan sapi yang ada di Swiss. Sedangkan di Jerman dan Austria, sapi ini diberi nama sebagai Fleckvieh. Sementara di Prancis disebut sebagai Pie Rouge.

Pada awal tahun 1400-an, memang banyak sapi simmental yang dikirim ke Italia. Kemudian abad ke-19, Sapi Simmental didistribusikan ke Rusia, mayoritas Eropa Timur, Balkan, lalu sampai ke Afrika Selatan. Selanjutnya sapi ini menyebar ke Brazil, Argentina, Tiongkok dan negara-negara lainnya hingga tahun 1960-an. Diperkirakan ada sekitar 40-60 juta ekor sapi di seluruh dunia. Lebih dari setengahnya ada di Eropa.

Sapi ini memiliki warna bulu yang bervariasi. Mulai dari emas, sampai putih, lalu merah. Bagian kepalanya putih (orang Indonesia menyebutnya kedoknya putih). Kebanyakan corak putih juga tampak pada bahunya. Lalu di sekitar matanya terdapat pigmen, yang mana berfungsi untuk mengurangi masalah mata, khususnya karena gangguan sinar matahari yang terik. Sedangkan sapi Simmental di Amerika memiliki warna yang lain daripada yang lain, didominasi oleh merah atau hitam.

Sapi simmental atau orang sering menyebutnya dengan sapi metal adalah sapi jneis super dilihat dari pertumbuhan dan pertambahan berat badannya.Tidak banyak yang tau bahwa selain sebagai sapi potong, sapi simmental juga merupakan sapi penghasil susu. Kelebihan lain adalah ukuran beratnya luar biasa.

Untuk sapi jantan, pada saat dewasa dapat mencapai berat badan 1150 kg sedang betina dewasanya 800 kg. Hal itu disebabkan oleh volume rumen yang besar, voluntary intake (kemampuan menambah konsumsi diluar kebutuhan yang sebenarnya) yang tinggi dan metabolic rate yang cepat.

Oleh sebab itu sapi metal harus dipelihara dengan baik dan benar, agar produksinya bisa maksimal yaitu:

  • Beratnya bisa sampai 1.400 kg
  • Pertambahan bobot harian mencapai 2,1 kg per/hari
  • Persentase karkasnya tinggi, lemaknya sedikit

Capaian seperti itulah yang disukai oleh peternak sapi generasi millenial yang menghendaki segala sesuatunya serba instant.

Catatan:

Pertumbuhan yang cepat dari jenis sapi simmental atau sapi metal ini harus didukung dengan pakan berkualitas tinggi,  yang harganya tentu saja lebih mahal daripada pakan biasa. Siapkan modal yang cukup agar tidak merugi dikemudian hari karena tidak mencapai target produksi. Ayo peternak sapi generasi millenial, buktikan kehebatanmu!

 

Di tag dibawah

promo gratisUntuk membantu memulihkan kondisi ekonomi akibat Pandemi COVID-19, kami akan mempromosikan semua jenis produk anda di website ini secara GRATIS! 

Caranya, kirimkan data lengkap seperti nama produk, info singkat, foto, harga, cara order (WA, bukalapak, shopee, tokopedia, dll berikut link-nya) kepada kami via WA ke 0811112227

 

About the Unique Ox Horn Crafts

About the Unique Ox Horn Crafts

Do you wish to have a memorable adventure? Then, you should try to travel to Pucang Village where you can learn more about unique crafts made from ox horns. Pucang Village is located in Magelang, Indonesia. This village is situated 3 Km away from the main road of Magelang-Semarang. Pucang Village in Magelang is considered as the center of horn crafts. Ox horns and buffalo horns are suitable materials to be made as crafts since they are strong, durable, and safe. This is why the crafters in… Read More...