TRANSLATE

Sapi Jenis Hereford Ternyata Juga Butuh Aplikasi Cari Temen Kencan

Mencari pasangan yang cocok dan sesuai memang tidak mudah. Walaupun punya pergaulan luas, belum tentu bisa mendapatkannya. Hal tersebut membuat orang melirik ke dunia maya. Di era digital seperti sekarang ini, menemukan jodoh bisa dilakukan melalui ponsel pintar plus akses internet. Salah satunya adalah dengan bantuan aplikasi seperti Tinder yang disebut sebagai aplikasi cari teman kencan yang paling terkenal dan paling banyak digunakan.

Cara menggunakannya cukup mudah, namun aplikasi ini mengharuskan pengguna berusia lebih dari 18 tahun agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan  karena cara berpikir yang masih kekanak-kanakan.  Jika menyukai seseorang, silahkan memberi ‘like’ pada foto. Jika ternyata calon teman kencan yang  dipilih juga menyukai anda, akan ada tanda ‘match’ dan bisa lanjut ke proses pendekatan satu sama lain.

Perkembangan teknologi memang luar biasa, tidak hanya bagi manusia tapi juga hewan ternak seperti sapi. Demikian juga dengan aplikasi cari teman kencan. Jika Tinder sangat bermanfaat bagi manusia, aplikasi sejenis untuk sapi namanya Tudder.

Aplikasi ini pertama kali digunakan di Britania Raya, untuk membantu hewan mencari belahan jiwa mereka, alias pasangan pembiakan, dengan menampilkan profil data sapi dari 42 peternakan di seluruh Inggris.

Pengoperasiannya juga cukup mudah, peternak cukup menggeser layar gadget ke kiri atau kanan demi mencari pasangan yang pas untuk beberapa jenis sapi khusus milik mereka seperti sapi Hereford. Setelah menemukan yang cocok berikut data peternaknya, dilanjutkan dengan negoisasi biaya untuk mengawinkan sapi Hereford tersebut. 

Hereford adalah sapi subtropis yang berasal dari daratan Eropa ini,  sejatinya adalah sapi potong keturunan bos Taurus yang dikembangbiakkan di daerah Hereford, dekat Lembah Severn River, Wales, Inggris Raya, namun juga berkembang sebagai sapi perah. Jika ditelusuri sejarahnya, Hereford adalah nenek moyang dari sapi favorit para peternak  yaitu Brahman Cross. 

Di daerah asalnya, ternak sapi ini disebut dengan nama White Face Cattle. Sapi Hereford yang asli selalu bertanduk, umumnya berasal dari Lembah Severn River, Wales. Sedangkan yang tidak bertanduk adalah hasil kawin silang antara Hereford asli dengan sapi jenis lain.

Dibandingkan dengan ternak sapi jenis lain, Hereford merupakan sapi potong yang bisa menghasilkan daging dalam jumlah yang sama namun dengan waktu pemeliharaan yang lebih singkat. 

Walaupun berasal dari Inggris, Hereford diternakkan secara profesional di Amerika Serikat pada tahun 1840-an, kemudian tersebar di Selandia Baru, Afrika Selatan, Kanada, serta Australia. Karakternya yang baik (relatif jinak), dagingnya banyak, cepat besar, mudah bunting, tulangnya kuat serta mudah beradaptasi, membuat sapi Hereford disukai dan mulai diternakkan di sejumlah negara beriklim subtropis.

Sapi Hereford memiliki ciri khusus yang membuatnya sangat mudah dibedakan dengan sapi jenis lain, seperti:

  • Bulu badan didominasi warna merah kecokelatan, kecuali bulu pada bagian muka.
  • Bulu putih juga terdapat pada perut bagian bawah, sisi badan, keempat kaki, leher, serta ekor.
  • Posturnya tegap
  • Tubuhnya lebar

 

Namun, di balik karakternya yang kuat, sapi Hereford memiliki kelemahan yang cukup serius. Sapi ini rentan terhadap penyakit  cancer eye dan pink eye karena pengaruh faktor pigmen pada tubuhnya.

Lantas, bagaimana kisahnya sapi potong ini bisa digolongkan menjadi sapi perah juga? Berawal dari negara-negara produsen susu seperti Australia dan Amerika, yang mencoba melakukan kawin silang sapi Hereford dengan sapi jenis Brahman. Tujuannya untuk menghasilkan ternak sapi jenis pedaging sekaligus sapi perah produk hybrid yang unggul.

Hasil kawin silang yang diberi nama Brahman Cross ini nantinya banyak diminati para peternak sapi di berbagai belahan dunia, namun fungsinya bukan sebagai sapi perah sesuai tujuan awal, namun dominan menjadi sapi potong.

Di Indonesia sendiri, sapi Hereford jenis silang (Brahman Cross) mulai diimpor ke Sulawesi dari Australia pada tahun 1973. Sapi Brahman Cross juga pernah didatangkan ke Pulau Sumba untuk memperbaiki mutu genetik sapi Ongole di sini.

Kembali ke aplikasi cari teman kencan untuk sapi. para peternak mengakui jika aplikasi Tudder mempermudah pekerjaannya. Sebenarnya Tudder bukanlah aplikasi cari teman kencan untuk hewan ternak yang pertama. Pada tahun 2014, sekelompok asosiasi pembiakan sapi di Perancis meluncurkan situs trouverlebontaureau.com, yang artinya “Temui Sapi Yang Pas”

Di situs tersebut, peternak dapat memilih donor sperma yang cocok untuk sapi betina mereka dari 300 ekor sapi jantan berkualitas yang ditampilkan datanya. Setelah menetapkan pilihan, sperma sapi jantan tersebut akan dikumpulkan untuk kemudian dikirim kepada peternak yang memesannya. 

 

Luar biasa! Apakah anda tertarik untuk mulai membudidayakan sapi Hereford dan mencarikan jodohnya dengan aplikasi cari teman kencan?

Simmental Sapi Favorit Peternak Generasi Millenial

Apa yang dimaksud dengan generasi Millenial atau generasi Y, yang juga akrab disebut sebagai generation me atau echo boomers? Memang tidak ada kriteria khusus untuk menentukan kelompok generasi yang satu ini. Namun beberapa pakar menggolongkannya berdasarkan tahun lahir awal dan akhir, dengan rentang tahun antara 1980 -1999 Masehi. Sedangkan manusia kelahiran tahun 2000 M sampai sekarang disebut dengan generasi Z atau Z Generation. Baca selengkapnya...

Ikut Asuransi, Terbukti Dapat Menyelamatkan Usaha Ternak Sapi Saat Terjadi Wabah PMK

Adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), menyadarkan peternak bahwa asuransi Usaha Ternak Sapi-Kerbau (AUTSK), dapat memberikan perlindungan berupa biaya ganti rugi, apabila sapi atau kerbaunya mati karena berbagai faktor. Baca selengkapnya...

BALITNAK - Balai Penelitian Ternak

Sejarah berdirinya Balitnak - Balai Penelitian Ternak (Balitnak) merupakan gabungan dua Unit Kerja bidang peternakan yaitu Lembaga Penelitian Peternakan (LPP) di jalan Raya Pajajaranm, Bogor dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Ternak (P3T) di Ciawi, Bogor pada tahun 1981. Sejalan dengan perkembangannya, sejak didirikan masing-masing unit kerja tersebut telah beberapa kali mengalami perubahan nama. Baca selengkapnya...