TRANSLATE

Cara Menjinakkan Sapi

Kegiatan menunggang sapi atau gerobak sapi di Desa Bengking menjadi salah satu cara memanfaatkan potensi pertanian dan pariwisata daerah. Pendapatannya memang cukup menggiurkan. Tarif menunggangi sapi senilai Rp50.000 per orang. Sedangkan tarif gerobak sapi ukuran besar senilai Rp250.0000. Gerobak besar bisa ditumpangi 10-12 orang dewasa atau 15-20 anak-anak. Menurut keterangan salah satu peternak sapi di Desa Bengking, yaitu Yanto alias Mas Petruk, untuk dapat menggunakan sapi sebagai hewan tunggangan ada beberapa tips untuk peternak yang harus diperhatikan yaitu:

Pilih jenis sapi jenis sapi yang mudah dijinakkan. Salah satunya adalah sapi peranakan ongole (PO). Berdasarkan pengalamannya bertahun-tahun, ia selalu bisa menjinakkan sapi PO dalam rentang dua hingga tiga hari saja. Selain tenaga kuat, postur sapi PO juga lebih bagus dibandingkan sapi jenis lain. Harga jualnya juga lebih mahal. Berdasarkan pengalamannya bertahun-tahun pelihara sapi , ia selalu bisa menjinakkan sapi PO hanya dalam rentang dua hingga tiga hari saja.

Hal terpenting dalam menjinakkan sapi, yakni cara menagani sapi yaitu  menyayanginya  sebagai sesama mahluk hidup.  Contohnya harus dielus-elus, kemudian sering diajak jalan.

Yang agak repot adalah menangani sapi jenis Brahman Cross. Sapi Brahman cross memiliki sifat yang berbeda dengan kebanyakan sapi lokal seperti jeni PO yang banyak dipelihara peternak lokal di pedesaan.Sapi jenis ini terbiasa hidup secara koloni di negara asalnya. Jika salah dalam penanganan, sapi brahman cross bisa stress bahkan ngamuk hingga loncat dan lari keluar kandang.

Jika sapi sudah terlanjur stress, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah biarkan sapi tersebut tenang terlebih dahulu. Setelah sapi tenang, buka jalur ke dalam kandang dan biarkan 2-3 ekor sapi sapi keluar kandang. Lalu giring sapi yang stress tersebut kedalam jalur yang sudah ada sapinya.

Biasanya sapi akan langsung bergerak menuju ke sapi-sapi lain yang ada dalam jalur. Setelah masuk ke jalur, tutup pintu jalur dan giring sapi secara bersamaan kedalam kandang.

 

Tips Menggiring Sapi Brahman Cross

  1. Cara paling mudah menggiring sapi brahman adalah dalam jumlah lebih dari 1 untuk menghindari sapi stress.
  2. Tempatkan satu orang penggiring didepan sebagai "komandan" yang bertugas mengamankan jalur yang akan dilalui koloni sapi dan satu orang lagi di belakang sebagai penutup..
  3. Usahakan jumlah sapi yang digiring jangan terlalu banyak, maksimal 20 an ekor
  4. Giring dan  jalan secara normal, tidak perlu sambil berlari. Tujuannya agar sapi tidak stress dan tidak mengalami susut yang terlalu banyak.

 

Cara Mengatasi Sapi Brahman Cross Yang Sulit Dikeluarkan Dari Kandang

  • Pertama, kedalam kandang yang berisi sapi yang tidak mau keluar, masukkan beberapa ekor sapi lain. Kemudian giring keluar secara bersamaan. Jika sapi tidak mau keluar juga bahkan cenderung menyerang petugas yang menggiringny maka gunakan cara kedua.
  • Kedua, ambil terpal dengan panjang sekitar 3 - 4 meter, pegang ujungnya oleh dua orang dengan posisi diberdirikan sehingga seolah-olah seperti tembok. Gunakan tembok terpal ini untuk menggiring sapi secara perlahan-lahan. Umumnya cara ini sering berhasil karena dengan menggunakan terpal yang lebar maka sapi akan menganggap bahwa ada tembok didepannya sehingga dia akan mencari jalan lain dan tentunya yang dituju adalah jalan keluar kandang.

Kunci utama mengeluarkan sapi stress dari kandang adalah tidak boleh dikasari dan harus dengan cara natural tidak menggunakan pemukul maupun alat-alat yang bisa menyakiti ternak. Semakin disakiti dan dikasari sapi brahman cross yang stress akan semakin stress dan semakin sulit diatasi.

Simmental Sapi Favorit Peternak Generasi Millenial

Apa yang dimaksud dengan generasi Millenial atau generasi Y, yang juga akrab disebut sebagai generation me atau echo boomers? Memang tidak ada kriteria khusus untuk menentukan kelompok generasi yang satu ini. Namun beberapa pakar menggolongkannya berdasarkan tahun lahir awal dan akhir, dengan rentang tahun antara 1980 -1999 Masehi. Sedangkan manusia kelahiran tahun 2000 M sampai sekarang disebut dengan generasi Z atau Z Generation. Baca selengkapnya...

Ikut Asuransi, Terbukti Dapat Menyelamatkan Usaha Ternak Sapi Saat Terjadi Wabah PMK

Adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), menyadarkan peternak bahwa asuransi Usaha Ternak Sapi-Kerbau (AUTSK), dapat memberikan perlindungan berupa biaya ganti rugi, apabila sapi atau kerbaunya mati karena berbagai faktor. Baca selengkapnya...

BALITNAK - Balai Penelitian Ternak

Sejarah berdirinya Balitnak - Balai Penelitian Ternak (Balitnak) merupakan gabungan dua Unit Kerja bidang peternakan yaitu Lembaga Penelitian Peternakan (LPP) di jalan Raya Pajajaranm, Bogor dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Ternak (P3T) di Ciawi, Bogor pada tahun 1981. Sejalan dengan perkembangannya, sejak didirikan masing-masing unit kerja tersebut telah beberapa kali mengalami perubahan nama. Baca selengkapnya...