TRANSLATE

Bawa Pakan Sapi Melintasi Jurang, Lebih Mudah dan Cepat Pakai Sling

Dukuh Canguk dan Dukuh Pajegan, Desa Tegalmulyo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, berada di kawasan rawan bencana erupsi Gunung Merapi. Namun demikian, wilayah tersebut cukup aman, karena  terlindungi oleh Gunung Biyung Bibi. Jika  terjadi erupsi, paling hanya kena abunya saja. Kesulitan yang dirasakan warga disini, hanyalah sulitnya membawa rumput pakan sapi melintas jurang.

Tapi, warga disini sudah memiliki solusinya. Jarak tempuh naik turun jurang yang harusnya memakan waktu lama, kini bisa dijangkau hanya dalam hitungan detik. Mereka menggunakan cara tradisional, yakni dengan membentangkan sling.  

Sling adalah alat bantu angkat khususnya barang yang besar dan berat, Caranya menggunakannya dengan dibuat mata (diterminasi) pada salah satu dan atau kedua ujungnya, kemudian dikaitkan pada aksesoris untuk membantu pengangkatan seperti Hook, Masterlink, dll.

Peternak sapi di sini memasang sling melintang di atas jurang yang lebarnya lebih dari 100 meter. Kedua ujung sling dikaitkan pada pancang besi yang ditanam dalam beton cor. Setiap warga yang akan menggunakannya, wajib membawa laker sebagai kunci untuk mengaitkan barang-barang khususnya rumput pakan sapi, yang diturunkan dari areal hutan diatas jurang untuk dibawa ke kampung mereka.

Sudah puluhan tahun, warga setempat memang harus naik turun jurang,  mencari rumput untuk pakan ternak sapi  mereka. Sampai akhirnya terpikir untuk mempermudah mengangkat rumput dengan teknologi sling tersebut. Selain itu, warga secara bersama-sama juga  telah memperbaiki ruas jalan setapak yang semula curam dan licin, menjadi nyaman untuk dilewati.

Dalam satu hari, minimal ada 50 warga yang mencari rumput pakan ternak sapi ke hutan areal kemitraan di Desa Tegalmulyo seluas sekitar 79 hektar tersebut. Karena mata pencaharian utama mereka adalah beternak, dan berladang.

Jika harus membeli pakan buatan pabrik, harganya mahal dan lokasinya penjualnya jauh. Lebih baik mencari pakan rumput sendiri. Gratis, apalagi kalau musim penghujan, rumput  melimpah-ruah.

Kendati sudah dipasang sling,  masih ada sebagian warga yang tidak menggunakannya. Mereka memilih  mengangkut rumput pakan sapi  dengan cara digendong atau disunggi naik turun jurang, atau menggunakan sepeda motor.

Simmental Sapi Favorit Peternak Generasi Millenial

Apa yang dimaksud dengan generasi Millenial atau generasi Y, yang juga akrab disebut sebagai generation me atau echo boomers? Memang tidak ada kriteria khusus untuk menentukan kelompok generasi yang satu ini. Namun beberapa pakar menggolongkannya berdasarkan tahun lahir awal dan akhir, dengan rentang tahun antara 1980 -1999 Masehi. Sedangkan manusia kelahiran tahun 2000 M sampai sekarang disebut dengan generasi Z atau Z Generation. Baca selengkapnya...

Ikut Asuransi, Terbukti Dapat Menyelamatkan Usaha Ternak Sapi Saat Terjadi Wabah PMK

Adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), menyadarkan peternak bahwa asuransi Usaha Ternak Sapi-Kerbau (AUTSK), dapat memberikan perlindungan berupa biaya ganti rugi, apabila sapi atau kerbaunya mati karena berbagai faktor. Baca selengkapnya...

BALITNAK - Balai Penelitian Ternak

Sejarah berdirinya Balitnak - Balai Penelitian Ternak (Balitnak) merupakan gabungan dua Unit Kerja bidang peternakan yaitu Lembaga Penelitian Peternakan (LPP) di jalan Raya Pajajaranm, Bogor dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Ternak (P3T) di Ciawi, Bogor pada tahun 1981. Sejalan dengan perkembangannya, sejak didirikan masing-masing unit kerja tersebut telah beberapa kali mengalami perubahan nama. Baca selengkapnya...